D-1: Kenapa Menulis Blog (Lagi)?

No comments

Agak lucu memang memutuskan untuk serius menghidupkan kembali blog setelah udah punya kerjaan tetap. Sejak kerja, libur sabtu minggu jadi benar-benar berharga. Gak ada lagi yang namanya tidur pagi.

Gak mudah untuk rutin nge-post 2 kali seminggu bahkan bisa ngepost sekali seminggu aja itu udah bersyukur. Ide bahan tulisan sebenarnya banyak cuman menuangkannya ke dalam tulisan itu yang bagi saya masih tersendat dan menghabiskan banyak waktu.

Jadi, Kenapa Menulis Blog Lagi ?

Setiap merasa tangan ini semakin berat, saya buka kembali tulisan pertama di blog ini yang saya simpan khusus di kolom page kata pengantar.

Dua tahun yang lalu, tulisan pertama saya adalah tentang kenapa buat blog lagi. Tiba-tiba aja pas bangun pagi punya keinginan untuk membuat blog dengan media yang berbeda-beda.

Tujuan awal sekali ketika saya memulai nge-blog lagi adalah untuk sharing mengenai dunia perkuliahan saya teknik lingkungan dan menyimpan materi kuliah. Biar jadi rajin gitu baca ulang materi kuliah dan merangkumnya di blog. Saya juga sempat menyelipkan niatan mau berbagi informasi kesehatan padahal saat itu belum ada ilmunya di bidang itu, kan bisa berabe kalau salah kasih saran.

Dan lucunya lagi ketika saya melihat daftar tulisan dua tahun lalu, post blog ini malah kebanyakan berisi puisi dan curhat. Yah, tidak semua tulisan di blog berjalan on track sesuai dengan rencana awal.

Ngomong-ngomong soal berpuisi, kenapa ya saat lagi galau atau sedih jiwa sastra dalam diri tiba-tiba muncul? Tapi kalau lagi bahagia atau biasa-biasa aja malah tidak bisa menulis puisi selancar saat lagi sedih.

Kalau kata seseorang, saat lagi sedih daya imajinasi seseorang mendadak menjadi tinggi. Karena gak pengen ketahuan lagi galau atau sedih, isi perasaannya dituangkan ke dalam puisi. Biar elegan gitu. Hahaha.

Ngerjain tugas juga gitu ga sih? Pas mepet deadline baru bisa berpikir lancar. Kayaknya emang hidup harus ada tekanan dulu biar dapat inspirasi.

Menulis juga ada pasang surutnya. Pada tiap periode surut, pada tiap itu pula perlu mencari-cari alasan baru aka. inspirasi untuk memantik kembali semangat itu. Lagi, alasan memulai lagi menulis itu harus diciptakan tidak bisa ditunggu.

Ada 6 alasan utama yang memacu saya untuk konsisten menulis di blog lagi. Saya urutkan dari alasan terlama hingga alasan terbaru.

1. Tempat berekspresi

Menulis di media open source seperti blog, melatih saya untuk lebih terbuka dan berani mengekspresikan sesuatu. Tempat berbagi tentang kesedihan hal disenangi serta menyimpan memori tersebut. Semua tulisan tentang ini saya simpan dalam kategori hobby.

Pas lagi ingin jadi ‘sastrawan’, saya post tentang puisi dan quotes. Saat lagi senang-senangnya belajar bahasa inggris, juga saya post di blog. Saat lagi senang menggambar water colour, saya abadikan juga hasilnya disini.

Sebenarnya ada satu rahasia lagi yaitu mimpi saya menjadi penulis cerpen/novel pas lagi senang-senangnya baca novel. Tapi karena saat itu belum mengenal blog, tulisan cerita berhalaman-halaman itu hilang entah dimana

2. Sharing dan beropini

Seperti yang tertulis diawal, sharing adalah tujuan awal saya ketika memulai kembali nge-blog di wordpress. Saya banyak terbantu dan termotivasi berkat tulisan-tulisan di blog orang lain dan inilah yang memotivasi saya juga untuk nge-blog lagi.

Sharing dan beropini merupakan dua hal yang saling melengkapi. Saya biasanya tidak mau hanya sekedar bercerita saja tapi juga ingin menyelipkan opini-opini saya. Hal ini dapat dilihat pada tulisan berkategori tips and tricks, review ,journal, dan teknik lingkungan.

Blog juga media yang pas untuk berlatih beropini menyampaikan gagasan yang tidak bisa disampaikan karena tidak adanya kesempatan untuk berdiskusi dengan teman ataupun karena waktu yang terbatas. Tulisan yang murni hanya berisi opini saya kelompokkan dalam kategori thoughts.

3. Media belajar literasi

Menulis bukan perkara yang mudah untuk saya. Menyusun kalimat demi kalimat agar enak dibaca cukup menguras waktu bagi saya yang pada dasarnya jarang membaca.

Ya, kata orang semakin banyak membaca akan membuat tulisan semakin baik. Apalagi sejak lulus kuliah rasanya kemampuan menulis semakin jauh menurun, maka dari itu blog saya rasa pas untuk jadi media mengasah kembali kemampuan literasi.

4. Cari duit

Kalau alasan sosial sedang padam, maka beralihlah ke alasan ekonomi. Pekerjaan di dunia kreatif seperti youtuber, selebgram, content creator, dan lainnya merupakan pekerjaan baru yang sangat menggiurkan.

Saya kagum dengan mereka-mereka yang bergerak di bidang seperti ini karena saya tau usaha yang dikeluarkan untuk merintis awalnya itu tidaklah mudah. Tapi ketika sudah berhasil, dapat berjalan autopilot dimana akhirnya sumber penghasilan yang mendatangi manusia, bukan manusia yang mendatangi sumber penghasilan seperti kerja pada umumnya.

Walau tidak se-hits youtube, penghasilan dari blog saya rasa kini juga cukup menjanjika karena ada ad sense dan peluang endorsement. Tengok saja postingan-postingan sekarang yang ramai dengan tema review – produks kosmetik, restoran, makanan, tempat wisata dll-.

Tapi blog-blog dengan tema-tema review seperti itu bukan jadi fokus utama saya sekarang karena untuk memulainya butuh banyak modal -beli produk- dan konsistensi tinggi untuk upload tiap minggu. Saat ini saya memilih blog ini untuk menjadi personal blog tanpa adanya batasan tema tertentu.

5. Peluang untuk mempengaruhi orang lain

Sadar atau tidak sadar kegiatan googling udah bagian dari kegiatan wajib sehari-hari. Sadar tidak sadar tulisan review telah berperan besar akan sesuksesan suatu produk. Tulisan review/pengalaman yang di post di blog kesannya lebih jujur dibanding iklan commercial dan lebih dapat mempengaruhi psikologi pembeli. Padahal tujuannya sama-sama ngiklan. Peluang inilah yang ingin saya manfaatkan.

Saya melihat mayoritas blogger adalah wanita muda, calon ibu dan ibu-ibu rumah tangga yang lagi tinggi-tingginya penggunaan internet dan sosmed. Pada kesempatan ini lah yang ingin saya gunakan untuk bercerita tentang lingkungan dan syukur-syukur bisa menyebarkan virus kepedulian terhadap lingkungan.

Harapan saya agar semua ibu bisa menjadi seorang ahli teknik lingkungan di rumahnya masing-masing. Tidak hanya peduli lingkungan dalam hal membuat keasrian dirumah, tapi juga bisa melindungi keluarga kita dari bahaya pencemaran lingkungan yang tanpa disadari mengancam di sekitar kita.

Mayoritas kerjaan di bidang teknik lingkungan itu berkaitan dengan masyarakat. Semua infrastruktur yang dibangun bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Kebutuhan dasar apa? Tiga kebutuhan dasar yang menjadi fokus kerja saya adalah kebutuhan air bersih, penanganan air limbah, serta penanganan sampahnya.

Saya prihatin banyak dari kita yang tidak menyadari bahwa tiap-tiap kita punya hak untuk mendapatkan pelayanan publik yang optimal dari pemerintah. Ada juga ketika pemerintah ingin bantu tapi sayangnya masyarakatnya tidak bersedia dibantu karena tidak tau bahwa itu penting. Seperti tulisan diatas, hidup harus ada tekanan dulu biar dapat inspirasi. Masyarakat juga harus memberi tekanan biar kinerjanya pemerintah juga meningkat.

Sharing mengenai lingkungan inilah yang ingin saya jadikan konten utama blog ini.  Segala tulisan-tulisan tentang apa dan bagaimana kerjaan teknik lingkungan bisa dibaca di catergory teknik lingkungan Ohya, Kalau teman-teman ada masukan tentang hal apa yang ingin dishare terkait kerjaan saya ini, bisa sampaikan di kolom komentar bawah ya.

6. Sebagai ambisi baru

Kalau dulu kuliah, ambisinya adalah menyelesaikan dengan IPK bagus. Ya sederatan angka itu nyatanya ampuh untuk memicu semangat meraih nilai setinggi-tingginya. Pun begitu juga kehidupan pasca kuliah, saya menyadari butuh ambisi lain. Rutinitas pulang

Sederetan angka di traffic blog berpengaruh besar untuk berambisi membuat blog. yang semakin baik. Dimulai dengan buat target viewers, awalnya 100 viewers per minggu, kemudian 100 viewers per hari, lalu 1000 viewers per hari, dst. Senang aja kalau angka itu bisa tercapai karena berarti tulisan yang dibuat tiap harinya semakin berdampak ke banyak orang.

Dengan nge-blog jadi punya ambisi untuk belajar juga hal lainnya seperti berlatih menulis artikel, seo, desain grafis, fotografi, dan hal-hal lain yang bisa menyukseskan blog.

***

Telat sih emang baru mulai ikutan BP Challenge pada hari ke 5! Tapi gapapa, lebih baik terlambat memulai asalkan di akhirnya bisa selesai tempat waktu kan? Kalau kalian apa alasan menulis blog?

Kalau kalian merasa blog ini bermanfaat, tunjukan dukungan kalian terhadap blog ini dengan meninggalkan jejak di kolom komentar ya!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s