Pengalaman Tes CPNS Kementerian PUPR 2017 – Tahap SKB

4 comments

Untuk menjawab permintaan mengenai sharing pengalaman pas tahap skb (seleksi kemampuan bidang), maka dari itu saya buat postingan ini. Padahal mah sebenarnya yang nanya ga seberapa ehehehe. Bagi yang belum baca, sila dibaca dulu postingan sebelumnya.

Pengalaman Tes CPNS Kementerian PUPR 2017 – Pendaftaran dan Persiapan Tes SKD
Pengalaman Tes CPNS Kementerian PUPR 2017 – Tahap SKD

Setelah peserta mengetahui nilainya apakah lulus passing grade atau tidak secara langsung  pada hari ujian SKD tersebut, maka proses selanjutnya adalah perangkingan hasil SKD. Di PUPR, pengumuman hasil perangkingan ini keluar kira-kira 2 minggu setelah ujian. Untuk instansi lain, ada lebih cepat yaitu seminggu setelahnya. Kemudian, jarak antara waktu pengumuman dan ujian SKB tidak sampai seminggu.

Beberapa instansi ada yang memberlakukan aturan bahwa peserta yang lolos tahap SKB adalah sebanyak 3x jumlah formasi. Namun sepengalaman saya tahun lalu, di PUPR semua yang lolos passing grade dapat mengikuti tahap skb. Tahun ini bisa jadi beda aturannya dari tahun lalu. Juga beda instansi beda aturannya.

Beberapa hari yang lalu ada teman saya nanya, “kalau tidak ada satu pun peserta yang lulus passing grade pada formasi itu bagaimana?”. Jawabannya saya tidak tau, saya bukan panitia hahaha, dan ini kasusnya belum pernah saya dengar ya di PUPR. Setau  saya lulus passing grade skd itu wajib karena udah ada aturan resminya. Kalau tidak ada yang lulus bisa jadi formasi tersebut dibiarkan kosong. Sedangkan SKB berdasarkan perangkingan, siapa yang nilai tertinggi dia yang lulus. Kalaupun hanya 2 orang yang lulus untuk mengikuti SKB dan formasinya memang untuk 2 orang. Berarti mereka kemungkinan besar akan lulus tes CPNS dengan catatan mengikuti semua tahapan seleksinya. Perlu diingat, ini perkiraan saya saja ya. Makanya itu penting untuk nabung nilai tinggi di tahap SKD.

Tahap SKB adalah tahap terakhir seleksi cpns di Kementerian PUPR. Tidak ada tes fisik atau kesamaptaan. SKB berlangsung 2 hari, terdiri dari hari pertama yaitu tes kemampuan bidang (TKB) dan hari kedua yaitu psikotes. TKB tetap menggunakan sistem CAT (computer assisted test), sedangkan tes psikotest sama seperti tes psikotest lainnya menjawab di lembaran kertas yang diberikan. Pelaksanaan test psikotest di Jakarta bekerjasama dengan Universitas Indonesia sebagai lembaga penilainya.

Saya memilih lokasi tes SKB di Jakarta. Pelaksaan SKB di Jakarta mendapatkan jadwal  ujian terakhir dibanding kota lainnya. Hari pertama tes dilaksanakan di kantor BKN dan hari kedua tes psikotest dilaksanakan di gedung SMESCO. Tes kemampuan bidang dibagi kedalam beberapa sesi, tapi tetap dari pagi sudah harus stand by di kantor BKN tersebut karena ada menyerahkan beberapa dokumen persyaratan asli yang dulu diinputkan saat pendaftaran awal. Sedangkan tes psikotest dibagi menjadi 2 sesi, sesi pagi dan sesi siang. Alhamdulillah saya dapat sesi siang jadi bisa lebih santai perginya. Overall, tes berjalan dengan lancar dan sesuai waktu yang dijadwalkan.

Perhitungan nilai akhir peserta seperti ini: 40% SKD da 60% SKB.
Nilai SKB dibagi lagi menjadi 70% TKB dan 30% Psikotest.
Porsi nilai TKB sangat besar, jadi harus banget dapatin nilai tinggi disini.

Soal SKB yang keluar seperti apa?

Sulit memang untuk memprediksi soalnya seperti apa. Apalagi denger-denger ceritanya soal TKP tahun ini sulit banget dan banyak yang ga lulus gara-gara nilai TKP nya rendah. Jadi, mungkin saja soal TKB berbeda dari tahun lalu dan semakin sulit. Semoga saja tidak ya.

Kuncinya apa? Kuncinya belajar. Belajar dari mana saja. Googling contoh soal di internet, cari kisi-kisi di blog orang, gabung group CPNS, nanya-nanya sama teman dia belajar apa saja, dll.  Saya ga punya sama sekali bayangan soalnya seperti apa, mengandalkan kisi-kisi dari apa yang saya sebutkan sebelumnya dan juga sisa-sisa ingatan dari materi kuliah dulu.

Soal yang keluar adalah soal-soal teknis dari jabatan yang dilamar, tidak ada soal umum mengenai KemePUPR. Saya waktu itu baca tentang tentang visi misi, struktur organisasi, tugas dan fungsi, tapi ini semua tidak ada yang keluar. Hahaha.

Ini perkiraan saya saja ya, soalnya adalah soal yang berkaitan jurusan yang diterimanya. Misalnya kayak formasi TPL (Teknik Penyehatan Lingkungan) yang saya lamar menerima jurusan sipil dan lingkungan, soal-soal yang keluar terkait sipil dan lingkungan. Tentang materi arsitektur dan planologi tidak keluar di formasi saya, tapi di formasi tata bangunan perumahan ada. Jadi sepertinya menyesuaikan dengan jurusan yang diterimanya juga.

Info pasti yang dapat disampaikan adalah jumlah soalnya 100. Setiap soal poinnya 5. Jadi total nilai maksimum adalah 500. Waktu pengerjaannya sekitar 1,5 jam. Tidak ada penguragan poin kalau jawaban salah, jadi usahakan mengisi semua jawaban. Pantia bilang ada bank soal yang katanya puluhan ribu, jadi tiap orang dapat soalnya beda-beda.

Soal sipil saya banyak tebak jenggo, ada hitungannya dan ga bisa jawab. Soal lingkungannya masih bisa ingat-ingat dari materi kuliah dulu.

Sempat berniat dalam hati minimal betul setengahnya biar ga malu-maluin, eh alhamdulillah beneran dapat nilai segitu. Ternyata nilai segitu udah termasuk tinggi, banyak yang lainnya dapat nilai lebih rendah dari pada itu. Intinya mah, niat dulu pasang target tinggi.

Sepengamatan saya, tipe soal ujian yang keluar adalah global. Global disini maksudnya adalah soal-soal yang umum, contohnya terkait definisi, istilah, jenis-jenis, peraturan, UU terkait, standar baku mutu dan nilainya, dan sejenisnya.

Ada beberapa materi sipil yang masih tersimpan dalam catatan di hp saya, tapi lupa mana yang keluar. Ini kumpulan beberapa materi tesebut ditambah dari berbagai kisi-kisi lainnya: lapisan aspal beton, semen dan jenis-jenisnya, beton (sifat, kualitas), kekuatan tanah, tes cbr, baja dan hitungan profil wf, mekanika tanah, girder, dll.

Masih banyak materi lainnya yang udah ga ingat karena saat itu juga ga tau itu tentang apa. Buat nambah wawasan bagi yang bukan bidangnya sipil seperti saya, beberapa situs yang bisa menjadi sumber bacaan:

Materi teknik lingkungan yang keluar malah udah ga terlalu ingat lagi dibanding materi sipilnya. Seingat saya, sebagian besar soalnya familiar dan pernah dipelajari waktu kuliah. Beberapa materi tersebut ditambah cerita teman yaitu tentang insinerator (rumus pembakaran), COD dan BOD, standar baku mutu, peraturan dan undang-undang di bidang lingkungan (air bersih, air limbah domestik dan non domestik, udara, B3 dan limbah B3), dan sebagainya. Saya masih ingat dapat banyak soal tentang B3, padahal PU ga ngurusin B3. Jadi saya simpulkan, materi teknik lingkungan yang keluar ga hanya yang berhubungan dengan PU tapi materi teknik lingkungan secara umum. Untuk situs sumber bacaan yang menyediakan materi teknik lingkungan ga sebanyak dan serapi sipil sih emang.

Ohiya, ada lagi trik buat belajar kalo pusing banyak banget yang harus dibaca. Ketik aja di google: contoh soal teknik sipil/teknik lingkungan pilihan ganda, contoh soal tes cpns pu, contoh soal tkb, atau apalah sekreatif kalian. Jangan malas googling. Kalau mau modal dikit bisa juga beli buku soal tkb bidang pu, saya lihat udah banyak juga yang jual di internet. Saya sendiri ga beli sih, jadi ga tau isi bukunya bakal ada yang keluar atau engga. Mungkin kalo ada yang beli bukunya bisa share di comment hehe.

Tes psikotest

Karena lembaga kerjasama penyelenggaraan tes psikotest tiap kota beda-beda, mungkin ada sedikit perbedaan ya. Tapi secara umum pasti udah familiar tesnya seperti apa, ada krapelin, tes intelegensia (CFIT), tes kepribadian (EPPS), gambar pohon, orang, wartegg, dll. Tapi tes psikotest kali ini lebih berkesan karena rasa-rasanya lebih buanyaak jenis tesnya. Tiap jenis test soalnya sedikit, tapi soalnya susah dan waktu pengerjaannya pun lebih sedikit. Belum pernah saya dapatkan yang soal seperti itu, kalau soal psikotest sebelumnya yang saya ikuti rata-rata soalnya ada yang sama, tapi ini sebagain besar beda. Intinya sih harus fokus dan cepat ngerjainnya.

***

Sepertinya sudah semua saya sampaikan. Semoga bermanfaat. Untuk tulisan selanjutnya, kalau teman-teman ada saran ingin info atau bahasan sesuatu, silahkan comment di bawah. Biar saya tau juga sebenarnya info/tulisan yang dibutuhkan itu seperti apa, biar ga ngalor ngidul, biar makin banyak tulisan bermanfaat juga yang bisa saya buat. *Dah macam banyak aja viewersnya

Oke terakhir, semoga sukses ujiannya! Doa dan usaha yang utama.

 

Advertisements

4 comments on “Pengalaman Tes CPNS Kementerian PUPR 2017 – Tahap SKB”

  1. Kak, kebetulan saya daftar di TPL – CK seleksi tahun ini. Alhamdulillah sudah tes SKD, nilainya di atas PG (sedikit)

    Saya boleh minta nomor WA nya Kak? boleh di kirim ke alamat email saya: yudistirajp(@)gmail.com.
    Pengen sharing2

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s