Short Trip to Jogja (1): Museum Merapi

No comments

Untuk pertama kalinya setelah 4 tahun lalu merencanakan, akhirnya kesampean juga berkunjung ke Jogja. Kota yang melekat dengan sebutan kota pelajar ini, sempat membuat saya penasaran karena siswa di SMA saya berbondong-bondong untuk bisa berkuliah di Jogja. Tapi saya, cukup untuk jadi tempat tujuan wisata saja udah senang.

Bersama dengan 3 teman lainnya, saya berangkat jam 21.15 dari Stasiun Pasar Senen Jakarta ke Jogja dengan kereta api ekonomi mataram premium. Tiba di stasiun lempuyangan sekitar jam 5.30 pagi.

Ini pertama kalinya saya menempuh perjalanan jauh di Pulau jawa ini dengan transportasi kereta api. Keretanya nyaman sih. Karena ngambil yang 4 kursi hadap-hadapan jadi masih ada space depannya yang cukup lapang dibandingkan yang kursinya hadap ke depan semua.

Sekitar jam 6 mobil sewaan udah tiba di stasiun dan tujuan pertama adalah cari sarapan.

Saoto Bathok Mbah Katro

Setelah menempuh perjalanan 12 km atau kurang lebih 25 menit dari stasiun, kami berhasil sampai di soto bathok mbah katro. Lokasi tempatnya agak tersembunyi, sekitarnya areal sawah dan rumah warga. Tempatnya sederhana, terbuat dari bambu, suasana jogja tempo doeloe nya dapat banget. Ramai, banyak wisatawannya. Tempat-tempat yang suasananya alami seperti ini hits di Jogja.

IMG_20181006_074951
Suasana jalan di depan saoto bathok

Penyajiannya unik. Sesuai namanya, soto ini menggunakan batok (tempurung kelapa) sebagai mangkoknya. Harganya murah cuma 5000 ya udah sama nasi. Kalau nasinya dipisah jadi 7000. Porsinya tidak terlalu besar, menyantap 1 porsi rasanya belum kenyang.

Saoto bathok adalah soto daging sapi. Isinya nasi, toge, taburan daun seledri, taburan bawang goreng. Terdapat juga tempe goreng, sate usus, dan sate telur puyuh untuk teman santap soto ini biar makin mantap.

IMG_20181006_071117
Saoto bathok campur nasi

 

Kuah soto bathok ini bening dan tidak berlemak. Rasa kuah sotonya akan lebih mantap kalau dicampur dengan perasan air jeruk nipis, sambal, dan kecap. Agak bingung mendeskripsikan rasa soto ini. Bagi saya yang lidahnya terbiasa dengan makanan padang, rasanya ada bumbu gurih yang hilang dibandingkan rasa soto yang biasanya saya kenal. Rasa soto ini mengingatkan saya akan teman saya yang orang jawa yang penyuka hambar dan pahit. Kalau prediksi saya sih, dia bakalan bilang soto ini maknyus.

img_20181006_070638.jpg

Setelah perut lapar dipadamkan, tujuan selanjutnya adalah Museum Gunungapi Merapi. Lokasinya di Kabupaten Sleman. Jaraknya sekitar 27 km dari pusat kota jogja. Harga tiket masuknya cuma 5000. Buka dari hari selasa sampai minggu jam 08.00 – 15.30. Kalau pergi berombongan, bisa minta didampingin guide dari pengelola museum untuk menjelaskan cerita di museum tersebut.

Museum Gunungapi Merapi

IMG_1257.JPG

Museum Merapi diresmikan pada tahun 2009. Museum ini didirikan bertujuan unuk meningkatkan geowisata bernilai edukasi tentang ilmu kegungapian di D.I.Yogyakarta. Informasi yang disajikan antara lain:
– Informasi ilmiah kegunungapian, kegempaan, dan gerakan tanah
– Informasi fenomena gunungapi terbentuk sebagai hasil proses-proses geologi
– Informasi mitigasi bencana gunungapi, gempa bumi, tsunami, dan gerakan tanah
– Informasi sumberdaya gunungapi
– Informasi aspek sosial budaya

IMG_1204
Miniatur museum merapi
IMG_1251
Rombongan siswa yang berkunjung ke museum

Museum Merapi itu modern banget. Ga cuma pajang-pajangan atau tulisan-tulisan panjang. Banyak display keren untuk visualisasi nyata agar pengunjung lebih paham.

Museum ini mempunyai 2 lantai utama, yaitu:
Lantai 1 berisi tentang filososi ke gunungapian dan alat peraga kegempaan serta tempat pengumpulan dan pengarsipan benda bernilai yang berkaitan dengan Gunung Merapi dan gunungapi pada umumnya.

Lantai 2 berisi display-display letusan Gunung Merapi, alat peraga tsunami, serta ruang pemutaran film tentang kegunungapian. Untuk nonton film ini, ada tambahan biaya lagi sebesar 10rb.

Museum Merapi ini luas dan banyak hal yang bisa dilihat, dibaca, dimaknai. Penjelasannya lengkap bangeet. Tapi karena saya orangnya lambat kalau baca, akhirnya cuma baca seperlunya, selebihnya jepret-jepret. Hehehe.

IMG_1218

Di ruangan ini menceritakan peristiwa letusan merapi yang terjadi pada tahun 2010. Ada pajangan kondisi rumah yang terkena dampak abu vulkanik dari letusan gunung merapi. Abu ini pastilah sangat panas sampai-sampai bisa merusak rumah, kendaraan, bahkan torent air pun bisa meleleh terkena olehnya.

IMG_1211

IMG_1207

IMG_1209

IMG_1208

Salah satu sudut ruangan di museum, berisi penjelasan tentang beberapa jenis letusan gunung.

IMG_1221

IMG_1219
Lokasi gunungapi di seluruh dunia. Ketika dipencet tombol nama gunungapinya nya, lampu digambar akan menyala
IMG_1223
Beberapa gambar ketika terjadi letusan gunungapi di dunia

IMG_1234

IMG_1236
Komputer dulu yang digunakan untuk pemantauan gunungapi

IMG_1239

IMG_1238
Batu-batu dari lava gunungapi

Beberapa sudut ruangan di lantai 2. Ada alat peraga tsunami dan gempa bumi. Tapi sayang ga ingat buat fotoin.

IMG_1244IMG_1245

Foto-foto kejadian erupsi gununapi merapi yang pernah terjadi. Fotonya kece-kece. Ada foto udara before after kejadian erupsi. Subhanallah.

IMG_1246img_1241.jpg

Selain Museum Merapi, ada banyak lagi museum lain di Jogja. Mulai dari yang menceritakan sejarah-sejarah kota tempo dulu, menyimpan barang-barang antik, bangunan keraton disana dan sampai salah satunya museum moderen seperti ini

***

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s