Freshgraduate Teknik Lingkungan Kerja Dimana?

No comments

​Dari sekian banyak topik yang telah saya rencanakan lama untuk ditulis, akhirnya topik yang baru terpikirkan hari ini lah yang saya wujudkan. Sebuah pertanyaan tentang freshgraduate teknik lingkungan kebanyakan bekerja di bidang apasih?

Well, tak terasa sudah hampir 10 bulan saya lulus dari prodi sarjana teknik lingkungan. Tepat sebulan lagi adalah hari dimana saya sidang. Tentunya status freshgraduate sudah harus siap-siap dilepaskan karena sebentar lagi bakalan ada lulusan baru dari angkatan di bawah saya.

FYI, Artikel yang saya baca menyebutkan bahwa freshgraduate ialah mereka yang baru lulus dalam periode kurang dari 6 bulan sejak diwisuda. Lebih dari itu, entah sudah mendapat kerja atau belum, sudah tidak terkategori freshgraduate lagi (waah, kalau seperti ini berarti sudah lama status freshgrad saya gugur ya).

Nah, berdasarkan pengamatan yang saya lakukan seadanya dari angkatan saya yang lulus, berikut ini urutan kerjaan yang biasanya banyak dimasuki lulusan baru teknik lingkungan.

  • Konsultan

Banyak banget teman saya yang baru lulus langsung keterima kerja di konsultan di bidang teknik lingkungan. Nah, kerja di konsultan ini sejalan banget sama ilmu perkuliahan. Bisa dibilang cukup banyak ilmu-ilmu kuliah akan diimplementasikan. Kebanyakan teman saya kerjanya di bandung dan jakarta. Katanya sih kalo di konsultan gitu ga ada kontraknya, jadi bebas mau keluar kapan aja, terutama kalo berencana buat lanjutin sekolah lagi atau masih bingung dan ingin cari-cari kerja lain yang bagus. Tapi saya sih gatau juga ini bener atau engga.

  • Pemerintahan (Konsultan Individu)

Sepengetahuan saya, teman-teman saya banyak yang kerja jadi konsultan induvidu di kementerian, terutama kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat dan kementerian lingkungan hidup dan kehutanan. Biasanya nih yang kerja di pemerintahan bakalan ketemu lagi sama teman yang kerja di konsultan ketika urusan kerja atau rapat. Secara kan proyek-proyek bidang teknik lingkungan kebanyakan punya kementerian. Selain kementerian, ada juga teman yang kerja di dinas daerah. Kerjaan di bidang ini juga masih sejalan dengan ilmu kuliah. Tapi banyak juga istilah-istilah baru dan pengetahuan baru mengenai ilmu pemerintahan dan birokrasi yang harus dipelajari secara otodidak.

  • HSE Staff Industri/Perusahaan/Kontraktor

Ga sedikit juga saya mendengar teman saya bekerja sebagai staff HSE terutama K3. Di TL juga belajar K3 tapi ga sedalam yang lulusan K3. Mungkin akan banyak ilmu-ilmu baru yang harus diperdalam otodidak. Tingkat kesesuain implementasi dengan ilmu kuliah mungkin ga sebanyak 2 profesi lainnya, tapi masih dalam koridor. Tempat kerjanya bermacam-macam, mulai dari industri minyak dan gas, industri manufaktur, industri makanan, dan kontraktor (yang ditempatkan di proyek pembangunan).

  • MT (Management trainee) perusahaan

Dari namanya udah keliatan karirnya akan menuju menjadi seorang manager. Karyawan yang lulus seleksi akan dibekali dengan beberapa pelatihan untuk mendukung karirnya menduduki posisi yang kosong atau yang ditempatkan oleh perusahaan. Saya ga tau sih seberapa banyak ilmu dibangku kuliah yang bisa diimplementasikan. Setau saya seorang MT berkemungkinan untuk ditempatkan di posisi apa saja dan lokasi kerja yang luas.

  • BUMN/BUMD

Untuk masuk ke BUMN memang kesulitannya lebih tinggi. Melewati serangkaian tes dan wawancara yang tidak singkat. Jumlah yang dibutuhkan untuk lulusan teknik lingkungan pun tidak banyak terutama yang core businessnya bukan bidang teknik lingkungan. Setau saya BUMN yang menerima lulusan teknik lingkungan Pertamina dan PLN, sedangkan BUMD yaitu PDAM.

  • Asisten peneliti

Beberapa teman dan senior saya ada yang menjadi asisten peneliti di bawah bimbingan dosen. Biasanya bantu-bantu dalam proyek dosen. Mungkin tidak hanya itu ya. Sayangnya, untuk lebih detailnya saya belum tau banyak.

  • NGO

Walaupun ga banyak, ada beberapa teman saya yang memilih bergabung ke NGO, terutama bidang lingkungan.

  • Tim riset/development dan lain-lain

Ini dia kerjaan yang mungkin berbeda jauh dengan jurusan yang diambil. Setau saya ada juga yang kerja di bank dan perusahaan IT, dan jadi wirausaha.

Dari pengamatan saya ketika menjadi freshgraduate, ternyata mencari dan mendapatkan pekerjaan itu gampang-gampang susah. Susah atau tidaknya itu tergantung kitanya.

Kuncinya cuma 2, ikhtiar dan doa. Mereka yang sehari setelah diwisuda langsung dip/anggil bekerja itu juga gak dadakan tiba-tiba ada yang nawarin kerja. Mereka yang setelah dinyatakan baru lulus walau belum dapat ijazah berikhtiar lebih awal melamar kerja kesana kesini.

Jadi saran saya buat kalian wahai lulusan muda, tenang saja. Ga usah panik berlebih. Saya juga pernah merasa khawatir gak ada yang mau nerima saya karena cv biasa aja. Oleh karenanya, mari untuk rileks dan fokus.

Fokus mencari benar-benar kerjaan apa yang diinginkan dan dimana. Nantinya, godaan akan banyak. Pas lagi ramai buka penerimaan di A,B,C, bisa saja yang awalnya ga tertarik tapi malah ikutan tesnya. Kalo ternyata lulus dan ga sesuai ekspektasi baru bingung deh karena udah kecebur.

Jadi daripada galaunya setelah ditterima kerja, mending galaunya diawal saat bingung mau daftar kemana. Iya ga?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s