4 Jurusan Kuliah dengan Prospek Kerja Tidak Terikat

No comments

Pada tahun 2020, diprediksi generasi millennial akan mendominasi populasi Indonesia. Generasi millennial atau disebut juga generasi Y dalah manusia yang lahir diatas tahun 1980-an hingga 1997. Selain itu, ada pula yang terbaru generasi Z. Definisi rentang umur generasi Z bermacam-macam menurut sejumlah. Ada yang menyebutkan bahwa awal mula generasi Z adalah yang lahir 1993, 1995, atau setelah 2000. Yang jelas, semua sepakat bahwa generasi Z adalah orang-orang yang lahir di generasi internet berkembang pesat.

Setiap generasi memiliki karakteristiknya masing-masing. Begitu pula pandangan hidupnya. Pandangan hidup generasi millennial dan generasi z berbeda jauh dari generasi orang tua mereka yaitu generasi baby boomers atau generasi x, termasuk dalam memilih pekerjaan.

Generasi orang tua kita dulu kebanyakan memandang kesuksesan adalah ketika dapat diterima kerja di perusahaan yang bagus dan mendapatkan gaji bulanan secara rutin. Pekerjaan seperti ini umumnya terikat dengan waktu. Setiap hari melakukan rutinitas bekerja 8 atau 9 jam bahkan lebih berada di kantor.

Orang tua tentu menginginkan anaknya dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi. Namun kebanyakan pilihan jurusan-jurusan kuliah memiliki prospek kerja yang nantinya terikat dengan perusahaan, industri, kantor pemerintahan, dan lain-lain. Pekerjaan yang terikat mengharuskan untuk pekerjanya patuh terhadap peraturan-peraturan yang dibuat perusahaan. Beberapa orang tentu tidak menyukai pekerjaan yang sifatnya terikat aturan, rutinitas, dan waktu yang tidak fleksibel seperti ini.

Ketika kuliah, mungkin kamu paham dan mengerti materi perkuliahan. Namun hal itu tidak menjamin kamu akan sukses ketika menghadapi dunia kerja. Banyak faktor yang bisa mempengaruhi, salah satu faktor yang terbesar saat ini adalah kenyamanan. Saya sebagai generasi millennial menganggap kenyamanan dalam bekerja adalah nomor 1. Kenyamanan tersebut dapat terusik bila pekerjaan tersebut bertentangan dengan karakter diri dan ketentuan dalam agama islam.

Bila kamu khawatir apakah kamu akan bisa nyaman dengan lingkungan kerja yang terikat atau tidak, kamu bisa mempertimbangkan dari segi waktu kerja dan fleksibilitas nantinya untuk menjadi independent worker (bekerja sendiri). Nah, berikut beberapa jurusan yang menawarkan prospek kerjanya bisa menjadi independent worker.

  1. Bisnis Manajemen/Kewirausahaan
750xauto-10-quote-bijak-bob-sadino-bikin-calon-pengusaha-muda-makin-semangat-160518b
http://www.brilio.net

Apa yang terlintas ketika mendengar jurusan ini? Jurusannya para entrepreneur/wirausaha? Ya salah satunya benar demikian.

Memilih menjadi seorang wirausaha berarti akan memiliki kebebasan berinovasi seluas-luasnya dalam bekerja yang mungkin tidak akan didapatkan jika menjadi seorang pekerja.  Target dan waktu kerja dapat diatur sendiri. Hal ini sebanding dengan tantangan dan risiko yang dihadapi. Bila berhasil, profit yang didapatkan dalam sehari bisa setara bahkan melebihi gaji sebulan seorang pekerja. Ilmu bisnis manajemen bisa diterapkan luas di berbagai sektor usaha, seperti pangan, sandang, dan papan.

  1. Ilmu komputer/ teknik infomatika (IT)
startup_logo1
http://www.desain360.com

Jurusan IT kini sedang naik daun. Prospek kerjanya pun tak main-main, sangat terbuka luas di berbagai sektor usaha. Baik itu perusahaan IT, start up, industri, perusahaan energi, pemerintahan, semua sektor membutuhkan ahli IT untuk mengelola data dan sistem informasi.

Kesempatan untuk menjadi independent worker sangat besar karena lulusan jurusan IT memiliki kemampuan praktikal yang langsung diterapkan. Untuk orang yang tidak senang menghadapi kemacetan jalanan, pekerjaan ini mungkin sangat cocok karena bekerja di bidang IT bisa dikerjakan di mana saja, termasuk dari rumah.

  1. Ilmu Kedokteran dan Kedokteran Gigi

    shutterstock-187215728-57b006147430d06807e223c37640a7b5
    https://hype.idntimes.com

Profesi dokter dan dokter gigi memiliki peluang besar untuk menjadi independent worker dengan profit yang besar. Hal ini sebanding dengan proses belajar lebih lama yang harus dilalui dibandingkan dengan jurusan lain.

Walaupun setiap tahunnya lulusan ilmu kedokteran tergolong besar, namun nyatanya jumlah tenaga kesehatan ini masih belum mencukupi dan merata di Indonesia. Jika ingin waktu kerja yang fleksibel, seorang dokter dapat membuka praktik sendiri dirumah atau klinik sendiri.

  1. Desain
skill-penting-desainer-grafis
http://www.decodeko.co.id

Jenis jurusan desain bermacam-macam, mulai dari jurusan desain interior, desain produk, desain komunikasi visual, hingga kriya (desain baju). Keilmuan di bidang desain sangat praktikal sekali. Apalagi di era serba digital ini, lulusan desain sangat dibutuhkan di berbagai sektor usaha offline maupun online.

Lebih menggiurkannya lagi, orang yang menggeluti bidang desain memiliki kesempatan untuk membuka jasa dengan kompensasi yang tinggi. Contohnya, produk-produk desain grafis seperti logo, desain web, desain blog, desain kaos, dan lainnya akan selalu dibutuhkan sampai kapan pun.

Nah, selagi masih memiliki kesempatan, pikirkan secara matang sebelum memilih jurusan kuliah. Sudah bukan zamannya lagi terjebak dalam istilah ‘salah jurusan’.

Walaupun kamu merasa akan cocok dan menyukai materi perkuliahan tersebut, tapi perhatikan juga lingkungan kerja seperti apa yang kamu inginkan. Jangan sampai di kemudian hari kamu merasa sia-sia menghabiskan 4 tahun belajar tapi ternyata tidak ada pekerjaan sesuai jurusan yang membuat kamu nyaman.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s